Angka pengangguran Mimika dan Kota Jayapura tertinggi di Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Kabupaten Mimika dan Kota Jayapura memiliki angka pengangguran paling tinggi. Hal ini terjadi karena tingginya lulusan perguruan tinggi serta SMA dan SMK yang tak imbang dengan daya saing.

"Kurangnya daya saing antara tenaga kerja lokal dengan luar kota, lalu kurangnya daya tahan tenaga lokal untuk bekerja, serta tidak ada penerimaan pegawai negeri menjadi soal," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua, Yan Piet Rawar, di Jayapura, Rabu (28/2/2018).

Ia menyebutkan angka pengangguran di Papua setiap tahun naik sekitar 6 persen. Dengan kondisi itu pemerintah provinsi melalui instansi terkait terus berupaya meningkatkan SDM dengan melaksanakan sejumlah program pelatihan.

"Ini yang akan kami dorong untuk melatih tenaga kerja Papua agar memiliki kompetensi tenaga kerja yang mampu bersaing," ujar  Piet Rawar, menjelaskan.

Menurut Piet, persiapan pelaksanaan PON XX di Papua seharusnya menjadi peluang cukup besar bagi tenaga kerja lokal, sebab ada beberapa pembangunan yang melibatkan orang banyak.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua, Simon Sapari, mengatakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Papua mengalami peningkatan dari 3,35 persen pada Agustus 2016 menjadi 3,62 persen pada Agustus 2017.

"Jika dibandingkan dengan kondisi Februari 2017, menurun dari 3,96 persen menjadi 3,62 persen," kata Sapari. (*)

Related posts