Air bersih dan peternakan menjadi prioritas Mario di Kemtuk

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sentani, Jubi – Distrik Kemtuk yang terdiri dari sembilan kampung di dataran Grime hingga saat ini belum menikmati sumber air bersih dengan baik. Hal itu diungkapkan masyarakat dalam kampanye dilogis pasangan Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro (Mario) yang dipusatkan di Kampung Mekari pada Kamis (24/11/2016).

Mathius Awoitauw dalam orasi politiknya mengatakan bahwa usulan masyarakat terkait air bersih bagi Distrik Kemtuk sudah dianggarakan dan sedang dibahas dalam sidang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2017 oleh DPR saat ini.

“Kemarin KUA/PPAS sudah ditanda tangani dan sekaligus pembukaan sidang APBD 2017. Usulan masyarakat di sini tentang air bersih juga sudah kami masukan di dalam perencanaan program kerja kita di tahun 2017,” kata Mathius Awoitauw di Kampung Mekari, Kamis.

Dikatakan, selama ini persoalan air bersih sebenarnya sudah dapat diatasi. Namun pada saat pelaksanaannya selalu terhambat persolan seperti hak ulayat.

“Tiga tahun pemerintahan saya waktu itu, memang terhambat dalam komunikasi yang baik dengan para pemilik hak ulayat di sini. Sekarang baru, dapat dilakukan karena komunikasi yang intens terus kami lakukan. Dari sisi penganggarannya waktu itu juga agak terhambat. Sekarang pihak PU sudah melakukan survey di sini dan dalam waktu yang tidak begitu lama pasti masyarakat di sini sudah dapat menikmati sumber air bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Giri Wijiantoro sebagai calon wakil bupati yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kondisi alam di daratan Grime, ada sebagian tempat yang tidak cocok untuk bidang pertanian karena daratannya terdiri dari savana dan juga karang. Oleh sebab itu, peternakan adalah langkah strategis yang bisa dikembangkan di sini.

“Kondisi lahan tanah di sini sangat tipis, memang untuk pertanian kurang cocok. Kalau bisa mungkin untuk jangka pendek saja, sementara tempat yang luar biasa dengan savana ini dapat digunakan untuk mengembangakan bidang peternakan,” ungkapnya.

Kampanye yang dilakukan dibawah cuaca yang sedikit kurang mendukung ini tidak mengurung niat warga untuk antusias mengikuti semua arahan kedua Paslon ini. Turut hadir sejumlah tokoh adat, tokoh pemuda, dan juga perempuan yang ada di dataran Grime. Termasuk sejumlah anggota partai pendukung dari tiga partai pengusung pasangan nomor urut dua “Mario.” (*)

Related posts