Ada ikan seharga Rp 1,5 juta per ekor di Pasar Pharaa Sentani

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sentani, Jubi – Harga ikan laut di Pasar Pharaa Sentani, Jayapura masih mahal per 2 Januari 2017.

Hal itu disebabkan karena ikan yang dipasok dari Hamadi, Kota Jayapura masih sedikit akibat gelombang laut dan cuaca yang tak bersahabat.

Penjual ikan di Pasar Pharaa, Syariffudin mengatakan kondisi ini dialami sejak Desember 2016.

“Kita beli dari para nelayan di Pasar Hamadi dengan harga yang cukup mahal. Per ekor ikan tuna sedang dan ekor kuning bisa mencapai Rp 200.000 – Rp 250.000, sementara modal kita tentunya harus lebih dari harga beli ikan tersebut, karena harus mengawetkan juga dengan es batu,” katanya kepada Jubi di Sentani, Senin (2/1/2017).

Pihaknya bahkan tak mau merugi jika membeli ikan dalam jumlah yang banyak dengan harga sebesar itu. Maka dirinya hanya membeli ikan ekor kuning berukuran besar.

“Sekali beli yang besar ukurannya, karena untuk membeli yang sedang tentu kita akan rugi. Karena tidak mungkin masyarakat membeli satu ekor secara utuh dengan harga yang mahal. Memang harga satu ekor ikan ekor kuning yang besar saat ini mencapai Rp 1,5 juta. Tinggal kita menjualnya per potong (selebar telapak tangan orang dewasa) dengan harga Rp 35 ribu. Untung yang diperoleh memang tidak seberapa, minimal modal kita kembali,” ujarnya.

Warga Sentani, Linda mengaku masih mengurungkan niatnya untuk membeli ikan. Ia malah memilih beli ayam potong daripada ikan laut.

“Kita di rumah orang banyak, baru sepotong ikan laut sebesar telapak tangan dengan harga yang mahal seperti ini? Lebih baik beli ayam potong yang per ekor harga sama dengan ikan laut, tetapi satu ekor ayam masih lebih banyak kalau dipotong-potong,” katanya.

Dari pantauan Jubi di pasar ikan Sentani, jumlah penjual ikan lebih sedikit dibandingkan dengan penjual ayam potong dan ayam afker. (*)

Related posts